KAMMI Daerah Bogor melakukan aksi di depan Tugu Kujang, Senin (15/4). KAMMI mendesak polisi, TNI dan birokrat di Kota Bogor wajib netral di Pilpres 2019.
Dalam aksinya Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) mendesak Aparatur Sipil Negara (ASN), pejabat pemerintah daerah dan aparat penegak hukum Kota Bogor, tidak menyalahgunakan jabatannya.
Aksi sendiri dihadiri oleh berbagai komisaat KAMMI mulai dari Universitas Djuanda, Universitas Ibnu Khaldun, STIE Tazkia, Politeknik AKA dan Universitas Pakuan Bogor.
Ketua umum KAMMI Bogor, Ammar Multazim menghimbau agar aparat dan birokrat berlaku netral.
“Kita kawal demokrasi yang berintegritas. Sudah seharusnya Aparat dan birokrat berlaku netral, dari lingkungan pemerintah daerah, kecamatan hingga RT RW,” Ujar Ammar.
Sementara itu Ketua Bidang Kebijakan Publik KAMMI Bogor, Ahmad Abdullah Rahil mengatakan KAMMI mendesak agar Pemkot Kota Bogor tidak mengkoordinir ASN untuk memenangkan salah satu calon Presiden, Caleg atau Partai tertentu.
“Kami mendesak pejabat pemerintah untuk tidak menyalahgunakan jabatannya,” katanya.
“Karena kami menemukan indikasi bahwa pejabat Pemerintah Kota Bogor mengkoordinir aparatur sipil negara untuk memenangkan salah satu calon presiden dan partai tertentu. Bahkan hal ini sudah sampai ke level RT RW di Kota Bogor,” kata Rahil.
Sementara itu Ketua KAMMI Komisariat Universitas Djuanda, Jodi Setiawan mengatakan aksi KAMMI untuk mengingatkan agar jajaran pemerintah pemerintah mulai dari tingkat Pusat, Daerah, Kecamatan hingga RT, RW untuk bersikap adil, bersih dan jujur.
“KAMMI juga mengingatkan para camat diseluruh Bogor agar bisa bersikap netral dalam pemilu agar terciptanya pemilu yang demokratis, pemilu yang aman. Bagaimana pemilu bisa aman jika tidak adanya sikap netral, jujur dan adil,” ungkap Jodi.
Selain itu Jodi juga menghimbau kepada para masyarakat untuk berperan aktif untuk melaporkan jika adanya kecurangan.
Sumber: https://bogor.pojoksatu.id/baca/kammi-bogor-polisi-dan-birokrat-bogor-wajib-bersikap-netral-di-pilpres-2019

0 komentar:
Posting Komentar