Jumat, 25 Juli 2025

KetumDa Bicara Tentang RPJMD Kota Bogor


KAMMI Bogor: Kawal Penuh RPJMD Kota Bogor, Tegaskan Komitmen Terhadap Isu Pendidikan dan Pemuda

Bogor, 23 Juli 2025 – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Bogor menyatakan dukungan kritis dan partisipatif terhadap arah kebijakan pembangunan Kota Bogor yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.

RPJMD yang kini dalam tahap finalisasi hingga akhir Juli ini diusung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor dengan tagline: “Bogor Beres, Bogor Maju.” Empat misi utama pembangunan daerah—Bogor Cerdas, Bogor Sehat, Bogor Sejahtera, dan Bogor Lancar—dinilai sebagai kerangka yang progresif, namun perlu pengawalan serius agar tak hanya berhenti di atas kertas.

“KAMMI Bogor mendukung penuh arah pembangunan ini, namun perlu dicermati bahwa implementasinya harus menyentuh langsung persoalan riil masyarakat, terutama anak muda,”
— ujar Hizbi Shalahuddin, S.E, Ketua Umum KAMMI Daerah Bogor.

🔎 Isu Pendidikan: PR Besar “Bogor Cerdas”

Dalam misi Bogor Cerdas, KAMMI Bogor menyoroti problem krusial yang masih menghambat kemajuan pendidikan, yaitu tingginya angka anak putus sekolah serta minimnya daya tampung sekolah negeri.

Tahun ini, lebih dari 7.000 siswa tidak tertampung di sekolah negeri, menandakan ketimpangan akses pendidikan yang cukup serius di kota ini.

“Ini harus jadi perhatian utama. Jangan sampai visi Bogor Cerdas hanya jadi slogan tanpa keberpihakan pada siswa dari keluarga prasejahtera,”
— tegas Hizbi.

💸 Isu Sosial-Ekonomi: Pinjol & Judol Marak, Khususnya di Bogor Selatan

Dalam aspek Bogor Sejahtera, KAMMI menyoroti meningkatnya kasus pinjaman online (pinjol) dan judi online (judol) yang mulai menjangkiti generasi muda, terutama di kawasan Bogor Selatan. Fenomena ini menunjukkan lemahnya literasi keuangan dan rapuhnya ketahanan ekonomi keluarga muda.

“Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga krisis sosial dan moral. Ketika banyak anak muda terjebak dalam pinjol dan judol, kita harus bertanya: di mana peran negara dalam melindungi mereka?”
— lanjut Hizbi.

👥 Isu Kepemudaan: Perda Belum Di-Perwal-kan, Perlu Tekanan Bersama

Lebih lanjut, KAMMI Bogor menyoroti pentingnya percepatan implementasi Perda Kepemudaan Kota Bogor, yang sampai hari ini belum kunjung diturunkan dalam bentuk Peraturan Wali Kota (Perwal).

“Perda ini perlu segera di-Perwal-kan sebagai bentuk keseriusan dalam membina dan memberdayakan generasi muda. Jika tak segera direalisasikan, maka anak muda hanya akan jadi objek pembangunan, bukan subjek utama.”
— jelas Hizbi.

KAMMI menegaskan bahwa perda tersebut penting dalam menyediakan ruang kreatif, lapangan kerja berbasis digital, dan program kepemimpinan anak muda—sebagai dukungan terhadap cita-cita Indonesia Emas 2045.  


💡 KAMMI Siap Menjadi Mitra Kritis & Solutif

Sebagai organisasi pemuda yang tumbuh dari rahim kampus dan umat, KAMMI Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mengawal arah pembangunan kota.

“Kami tidak hanya hadir sebagai pengkritik, tapi juga sebagai mitra strategis dan solutif bagi Pemkot Bogor. Anak muda harus diposisikan sebagai subjek pembangunan, bukan hanya pelengkap statistik RPJMD.”
— tutup Hizbi. 


📢 Salam Muslim Negarawan!
KAMMI Bogor – Bogor Progres

(MF/Humas)